Sinkronisasi Kurikulum Kecantikan dan Spa SMK Negeri 3 Magelang Bersama Praktisi Industri Salon
- Kamis, 18 Juni 2026
- Tim Jurnalistik
- 0 komentar
Sinkronisasi Kurikulum Kecantikan dan Spa SMK Negeri 3 Magelang Bersama Praktisi Industri Salon
* Jum'at, 12 Juni 2026
* Tim Jurnalistik
Magelang – Program Keahlian Kecantikan dan Spa SMK Negeri 3 Magelang berkomitmen dalam menghadirkan pimpinan Ria Salon dalam pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinkronisasi Kurikulum bersama Dunia Industri yang dilaksanakan pada Jumat , 12 Juni 2026, di Ria Salon Borobudur Magelang.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama praktisi industri salon kecantikan Aluysia Murianingsih Owner Ria Salon. Sinkronisasi kurikulum dihadiri oleh Wakasek Bidang Kurikulum, Ketua Program Keahlian Kecantikan dan Spa serta seluruh guru Program Keahlian Kecantikan dan Spa.

Pada kesempatan ini Wakasek Bidang Kurikulum menyampaikan Singkronisasi dengan industri digunakan untuk penyesuaian kurikulum sekolah dengan industri. Karena sekolah diberi keleluasaan untuk mengembangkan kurikulum. Diharapkan sinkronisasi kurikulum bermanfaat bagi murid, program keahlian Kecantikan dan Spa, dan Industri.

Sementara itu Kaprogli menyampaikan bahwa implementasi kurikulum sekolah dapat dikembangkan dan disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik sekolah/ SMK masing-masing.
Salah satu industri kecantikan yang peduli dengan pendidikan adalah Ria Salon Borobudur. Untuk itu diharapkan masukan, saran dan kerja sama dari industri. Aluysia mengungkapkan menurutnya, perkembangan tren kecantikan saat ini, berkembang pesat hingga kebutuhan konsumen yang terus berubah menuntut dunia pendidikan untuk selalu adaptif. Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.Dengan adanya kurikulum mendalam, guru menjadi lebih leluasa dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Guru dapat memberikan gambaran yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan industri terkini. Yang terpenting, guru harus terus mengembangkan kompetensinya. Tidak harus sempurna, tetapi selalu ada upaya untuk meningkatkan kemampuan dan mengikuti perkembangan zaman,”

Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menghasilkan perubahan yang lebih baik dalam proses pembelajaran. Sesuai arahan Direktur SMK, sekolah tidak diharuskan mengikuti kurikulum secara pakem. Pelaksanaan kurikulum dapat disesuaikan dengan kondisi, karakteristik, dan kemampuan masing-masing sekolah, sehingga pembelajaran yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi murid.
Diharapkan hasil sinkronisasi mampu memberikan manfaat yang lebih konkret dalam proses pembelajaran yang lebih mendalam sehingga mereka memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri serta siap menghadapai tantangan kerja dan kewirausahaan di bidang Kecantikan dan Spa. (Renny)
Artikel Terkait
Sinkronisasi Kurikulum Busana SMK Negeri 3 Magelang Hadirkan Praktisi Industri Busana
Jum'at, 05 Juni 2026
FASHION SHOW “NIRMANA ARJITA” TAMPILKAN 102 KARYA KREATIF MURID BUSANA SMK NEGERI 3 MAGELANG
Rabu, 29 April 2026
Karya Murid SMKN 3 Magelang Jurusan Busana Terpilih untuk Tampil Memukau di Launching Jogja Fashion Week 2026
Kamis, 12 Februari 2026
Ibu Wali Kota Magelang Tinjau dan Tutup Pelatihan Busana DPPKUM di SMK Negeri 3 Magelang
Jum'at, 06 Februari 2026
SMK Negeri 3 Magelang Dipercaya DPPKUM Kota Magelang Gelar Pelatihan Busana bagi Masyarakat
Selasa, 03 Februari 2026
d’JeLiPat, Brand Unggulan SMK Negeri 3 Magelang yang Memikat Hingga Mancanegara
Selasa, 27 Januari 2026