You need to enable javaScript to run this app.

WORKSHOP PERENCANAAN PENGEMBANGAN PRODUK TEFA BERSAMA SMK JEJARING

  • Kamis, 12 September 2024
  • Tim Jurnalistik
  • 0 komentar
WORKSHOP PERENCANAAN PENGEMBANGAN PRODUK TEFA  BERSAMA SMK JEJARING

Magelang- SMK N 3 Magelang mengelar Workshop perencanaan pengembangan produk Tefa, kegiatan tersebut dilaksanakan kamis 12 Agustus 2024 di meeting room EduHotel Citra lantai 2. Workshop tersebut dihadiri oleh guru Progli Kuliner, Busana SMK N 3 Magelang dan SMK Jejaring yaitu  SMK HKTI Temanggung Progli Kuliner, SMK PIUS Progli Busana & Kuliner, SMK Ma’arif Kota Magelang Progli Busana, SMK Ma’arif Borobudur Kuliner, dan SMK Muhamadiyah Ngadirejo Progli Busana serta Dunia industri Auly Bakery, Crisantium Butik Magelang, Owner D&J Cookies Magelang, Owner Asterani Bridal Magelang dan Plataran Resort&Spa Hotel Borobudur.

            Dalam sambutannya Ibu Mila Yustiana,S.Pd.,M.MPar menyampaiakan bahwa dalam menyusun produk Tefa menyesuaikan dengan kondisi sekolah mulai dari alat,bahan dan biaya. Sebelum meluncurkan produknya diperlukan juga identifikasi produk supaya produk yang dibuat bisa diterima oleh masyarakat. “Menentukan produk bisa dengan cara mengupgrade produk yang sudah ada kemudian dibuat menjadi produk yang lebih baik lagi misal baju jadul atau tempo dulu diberikan sentuhan dengan hiasan yang menarik, sehingga akan menghasilkan produk barunyang memiliki harga jual tinggi” tutur Mila.

Pengerjaan produk sebagai media belajar diawali dengan pembuatan rancangan produk yang akan menjadi dasar analisis kecukupan sumber daya sekolah. Rancangan produk antara lain: gambar kerja, story board / naskah kerja, prototipe / contoh produk, kebutuhan alat dan bahan.

Pada workshop kali ini SMK dan Dunia Industri saling bekerja sama dalam perencanaan produk, selanjutnya rancangan produk tersebut dipresentasikan untuk mendapatkan masukan baik dari Dunia Industri maupun dari sekolah lain.

Di akhir acara Bu Mila memberikan penguatan apapun yang sudah dirancang tetap dicoba untuk dijalankan, tidak perlu takut karena tanpa mencoba tidak akan mengetahui apakah produk yang dirancang bagus atau tidak.

“Baik Kepala Sekolah maupun para guru harus saling mendukung, jika produk yang dirancang gagal maka Kepala Sekolah pasti akan memberikan solusi yang terbaik,” lanjut Mila.

Tim Jurnalistik Skaniga : Menik Yuliastuti

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Mila Yustiana, S.Pd., M.MPar

- Kepala Sekolah -

Bismillahirohmanirrohim Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh             Saya sampaikan rasa syukur alhamdulillah kehadirat Illahy Robby karena kita selalu mendapatkan kesadaran dan...

Berlangganan
Jajak Pendapat

Bagaimana Pendapat anda tentang Website sekolah ini?

Hasil